|
index
|
Protoss memiliki unit-unit terkuat
di dalam game ini. Pemain-pemain Protoss suka memakainya karena
beberapa alasan: Probe, energi shield, Templar, dan Carrier. Walaupun
begitu dengan harga yang mahal maka seringkali Protoss memerlukan
beberapa lokasi mineral untuk dapat terus memperkuat pasukannya.
Protoss memiliki sihir-sihir yang mematikan dan sangat berbahaya.
Jika membiarkan Protoss hingga berkembang cukup jauh, maka tentu
akan sangat sulit untuk mengalahkannya.
Yang Perlu Diingat...
Ada beberapa catatan yang perlu diingat dari Protoss.
Walaupun ia memiliki unit-unit terkuat dalam game, namun harga yang
dibutuhkannya juga sangat mahal. Jadi selalu pantau banyaknya mineral
dan gas yang dimiliki. Untungnya unit pekerjanya, Probe, memiliki
satu kelebihan yang sukar ditandingi oleh SCV dan Drone. Satu unit
Probe dapat membangun beberapa struktur sekaligus tanpa perlu menunggu
struktur tersebut selesai. Jadi ia dapat segera kembali menambang
mineral dan gas. Hal lainnya ialah unit-unit Protoss sangat rakus
akan suplai psi dari Pylon. Untuk itu jangan lupa untuk juga memperhatikan
suplai ini agar tidak kekurangan.
Karena harga yang mahal itu pula maka Protoss sangat
rentan untuk di serangan pada awal-awal permainan. Untuk itu jika
melawan Zerg atau Terran pada peta yang kecil dan kemungkinan besar
lawan melakukan rush, maka akan lebih baik untuk membangun terlebih
dahulu Forge daripada sebuah Gateway. Dengan begitu anda dapat membangun
sekitar 3-4 Photon Cannon saat pasukan musuh tiba di pangkalan anda.
Untuk sementara ini akan menahan serangan-serangan awal (ingat,
Cannon memiliki daya hancur sebesar 20 normal, berfungsi sebagai
detektor, dan memiliki kemampuan serang darat dan udara).
Zealot
Dengan 80 HP dan 80 shield (=160) dan mampu memberikan
kerusakan sebesar 16, tidak diragukan lagi Zealot merupakan prajurit
yang sangat kuat. Anda bisa bayangkan dengan 160, tidak banyak unit
darat yang dapat menandingi daya tahan tersebut baik pada Zerg maupun
Terran (Zerg hanya memiliki Ultralisk = 400, dan unit darat terkuat
Terran ialah Siege Tank = 150), dan itu baru unit pertama Protoss!
Jadi pada awal permainan, jika anda dapat melakukan rush dengan
mempergunakan Zealot, maka hanya pertahanan yang kuat dan persiapan
yang matang dapat menghalau serangan ini. Untuk membangun pasukan
Zealot yang besar biasanya diperlukan 2-4 Gateway yang menghasilkan
prajurit ini sacara terus menerus serta membuat lebih banyak Pylon
(1 Pylon = 4 Zealot). Tapi apabila rush awal tidak berhasil, maka
akan lebih baik untuk mulai mempertimbangkan strategi yang lain.
Reaver Drop
Dengan peluru Scarab yang mampu memberikan kerusakan
sebesar 100 (max. 125 setelah upgrade) dan mampu membunuh 8 Marine,
Zergling, maupun Hydralisk sekali tembak, maka tidak diragukan lagi
kalau Reaver merupakan unit yang mengagumkan. Reaver merupakan unit
non-organis sehingga ia tidak dapat di-broodling oleh unit Queen
milik Zerg. Inti dari strategi ini ialah cepat-cepat membangun Shuttle
dan Reaver, dan turunkan unit ini di tengah para pekerja. Urutannya
ialah dengan membangun Gateway (atau Forge-> Photon Cannon jika
anda berencana untuk bertahan dahulu), kemudian segera bangun Cybernetic
Core, Robotics Fascility, dan Robotic Support Bay. Sementara menunggu
Bay selesai, segera buat Shuttle. Setelah itu baru bangun 2 Reaver
(dan jangan lupa Scarab-nya). Akan lebih baik lagi jika anda meng-upgrade
kecepatan Shuttle (cat. Shuttle merupakan unit pengangkut yang tercepat
di Starcraft). Setelah itu, segera bawa Reaver anda ke tengah para
pekerjanya, dan perhatikan bagaimana pekerja itu habis dalam waktu
singkat.

Hal yang perlu diingat disini ialah saat kita bermain
melawan sesama Protoss, unit Zealot maupun Dragoon-nya memerlukan
2 peluru untuk menghancurkannya. Jika Reaver telah terluka parah,
ada 2 kemungkinan yang dapat dilakukan: segera angkut kembali ke
pangkalan, atau terus hancurkan musuh dengan mempergunakan Scarab.
Reaver tidak memiliki kemampuan serang udara, jadi berhati-hatilah
pada unit-unit udara lawan.
Dark Templar
Unit baru dalam Starcraft Brood War di antaranya
ialah Dark Templar. Walaupun memiliki daya tahan di bawah Zealot
(80 HP + 40 shield), namun kemampuan alaminya untuk tidak terlihat
secara permanen merupakan kelebihan yang dapat dimanfaatkan. Selain
itu Dark Templar merupakan unit darat yang memiliki daya penghancur
yang terkuat di seluruh game. Dengan senjata yang mampu merusak
sebesar 40 (max. 49), ia mampu membunuh Zergling, Marine, Drone
dan Probe dengan hanya sekali pukul (bukan main !). Jika anda dapat
dengan segera membangun hanya 1 Dark Templar dan lawan belum memiliki
kemampuan deteksi yang cukup (maka jangan pergunakan strategi ini
melawan Zerg), maka anda akan melihat bagaimana musuh anda hancur
tanpa bisa berbuat apapun. Maka untuk menjalankan strategi ini anda
perlu cepat-cepat membangun Templar Archieve. Di sini waktu merupakan
hal yang penting karena jika tidak secepatnya mencapai teknologi
ini, lawan mungkin telah terlebih dahulu memiliki kemampuan untuk
mendeteksi.
Carrier

Carrier merupakan unit yang luar biasa. Dalam Brood
War sebuah Carrier dengan 8 suplai dan harga 350 min. 250 gas (ditambah
8 Interceptor seharga 200 min.), memiliki 300 HP + 150 shield, dan
daya hancur berkisar dari 24 (standar dengan 4 Interceptor) hingga
72 (full upgrade senjata dan 8 interceptor), maka unit ini tentu
menjadi unit yang menakutkan baik bagi Zerg maupun Terran. Selain
jarak serangnya yang jauh, Carrier merupakan satu-satunya unit dalam
Starcraft yang dapat menyerang sambil bergerak. Dalam menyerang
dengan Carrier terdapat beberapa dasar yang perlu diperhatikan.
Carrier tidak begitu efektif jika dipergunakan terpisah. Serangan
yang mematikan baru dapat dilakukan minimal dengan 3 Carrier dan
memiliki 8 Interceptor di tiap Carrier tersebut. Akan lebih baik
lagi apabila Carrier didukung dengan Arbiter untuk membuatnya tak
terlihat. Hal lainnya berkenaan dengan teknik menyerang. Carrier
akan menghancurkan targetnya dengan cepat apabila serangan Interceptor-nya
difokuskan pada satu target saja. Dengan begitu targetnya akan langsung
hancur daripada serangan Interceptor-nya terpecah pada banyak sasaran.
Yang terakhir, jangan lupa untuk secara berkala mengisi ulang energi
shield-nya agar unit ini dapat terus bertahan hidup.
Offensive Cannon
Strategi ini hampir serupa dengan strategi Offensive
Bunker dalam Terran. Pokok pikirannya ialah bagaimana menyerang
secepatnya ke pangkalan musuh dengan mendirikan Photon Cannon di
sana. Protoss memiliki kemampuan untuk dengan cepat membangun Photon
Cannon. Strategi ini baik dilakukan pada awal permainan dengan map
yang kecil. Pada pertengahan permainan efektif pada map dengan lokasi
musuh yang dikelilingi dataran tinggi. Strateginya begini: setelah
membuat Forge (sebaiknya forge belum selesai), segera cari lokasi
musuh. Di sana buat Pylon pada jarak yang aman dan bersiap membangun
Cannon di depannya. Cannon-Cannon tersebut dibuat dengan formasi
sebagai berikut: barisan Cannon pertama jadi (sekitar 3 buah), bangun
barisan ke dua di depannya. Jika jarat pylon terlalu jauh, bangun
pula pylon di antaranya; begitu seterusnya. Pada dataran tinggi
di pertengahan permainan, Cannon sebaiknya dibangun di belakang
mineral lawan untuk menghabisi para pekerjanya. Jika lokasinya dikelilingi
oleh datarang tinggi, maka Cannon dapat dibangun mengelilingi lokasi
tersebut untuk mempersulit gerak ekspansinya. Hati-hati terhadap
Siege Tank, Reaver, dan Guardian karena unit-unit tersebut dapat
menghancurkan Cannon dari jarak yang jauh.

Terakhir : Dark Archon
Dengan sihir-sihirnya, Dark Archon mungkin merupakan
penyihir paling hebat dalam Starcraft. Hati-hati pada persediaan
suplai, mineral dan gasmu karena Dark Archon memerlukan biaya yang
tidak murah (2 Dark Templar = 250 min. 200 gas dan 4 psi suplai).
Feedback:
Sihir ini hanya dapat diterapkan pada unit-unit
yang memiliki energi yang dipakai untuk melakukan penyerangan atau
efek pada unit lain. Mereka seperti semua unit "sihir"
(Terran : Medic, Ghost, Science Vessel; Zerg : Defiler dan Queen;
Protoss : High Templar, Dark Archon, Arbiter), serta beberapa unit
tempur lainnya (Terran : Battecruiser dan Wraith, serta Protoss:
Corsair). Cara kerja sihir ini ialah dengan memakai energi lawan
untuk menyerang dirinya sendiri. Kerusakan yang dihasilkan setara
dengan energi yang dimilikinya. Pada beberapa unit, sihir ini akan
membunuhnya seketika karena ia memiliki jumlah energi yang lebih
besar dari HP atau kombinasi HP+shield yang dimilikinya (seperti
Medic dengan HP 60 dan energi sihir 200).
Maelstorm:
Maelstorm serupa dengan sihir Lockdown yang dimiliki
Ghost. Perbedaannya ialah pada Maelstorm efek yang diberikannya
berupa wilayah dan waktunya yang relatif singkat. Karena itu Maelstorm
berguna apabila dipakai dalam usaha melarikan diri, serta peperangan
dengan unit-unit yang dapat membunuh dengan cepat.
Mind Control:
Ini merupakan andalan dari Dark Archon. Dengan
sihir ini, Dark Archon dapat menguasai segala unit dalam Starcraft
(termasuk hewan-hewan!) Tetapi berhati-hatilah, sihir ini akan segera
menguras habis energi shield yang dimilikinya. Jadi segera isi ulang
shield tersebut. Mind Control sangat berguna bila diberikan pada
unit-unit yang mahal, transport (karena unit di dalamnya juga ikut
dikuasai), dan para "penyihir" lawan (terutama Medic sehingga
Protoss memiliki kemampuan mengobati unit organisnya). Selain itu
jika kita dapat merebut SCV atau Drone lawan, maka semua teknologinya
terbuka untuk dikembangkan (mengerikan bukan?). Mind Control juga
ikut mengambil alih teknologi yang dikuasai oleh unit lawan. Ini
akan sangat berguna apabila kita menyihir unit-unit Protoss dengan
banyak upgrade teknologi (di luar upgrade persenjataan dan armor
karena Mind Control tidak dapat mengambilnya).
|
|