|
index
|
Selamat datang pada homepage Starcraft.
Di sini akan dijelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan tips
dan trik yang dapat dipergunakan dalam permainan Starcraft Brood
War, khususnya dalam mode multiplayer. Juga akan dibahas beberapa
ide mengenai penggunaan unit yang efektif dalam melakukan penyerangan.
Akan tetapi terlebih dahulu akan dijelaskan prinsip-prinsip dasar
dari permainan ini mengenai efektifitas unit, jenis-jenis kerusakan
/ damage yang bisa dihasilkan, serta pengetahuan tentang peta dan
pemanfaatan terrain.
Ada beberapa hal penting yang perlu diingat dalam
Starcraft, khususnya mengenai efektifitas unit perang. Pokok pikiran
di sini ialah bahwa suatu unit dalam Starcraft akan terus berperang
dengan efisiensi 100% hingga unit tersebut hancur. Untuk itu perlu
kiranya memikirkan teknik untuk menjaga agar unit-unit tersebut
dapat terus berperang walaupun ia hanya memiliki 1 HP saja. Teknik
pertama ialah dengan memperhatikan formasi dari unit tersebut. Biasanya
dalam suatu pertempuran, pihak lawan akan menembak unit yang berada
paling depan karena unit tersebutlah yang paling awal memasuki jarak
tembaknya. Untuk itu perlu adanya rotasi formasi dimana unit yang
telah rusak parah harus dimundurkan dahulu ke formasi belakang sehingga
walaupun ia telah rusak, namun ia masih tetap dapat bertempur sebaik
mungkin tanpa takut akan cepat mati. Dengan begitu kita tetap dapat
memerintahkan seluruh pasukan kita untuk dapat bertempur semaksimal
mungkin.
Setiap spesies dalam Starcraft memiliki caranya
sendiri-sendiri untuk memperbaiki kerusakan unit-unitnya. Dalam
Brood War, unit-unit infantry Terran beserta SCV-nya dapat segera
disembuhkan oleh unit Medic, sementara bangunan dan unit-unit mekanisnya
dapat diperbaiki oleh SCV. Semakin banyak SCV, maka semakin cepat
unit atau bangunan tersebut diperbaiki. Yang perlu diingat disini,
saat suatu unit diperbaiki maka kita akan dikenakan sejumlah "ongkos"
baik berupa sejumlah mineral, maupun gas sesuai dengan ongkos yang
diperlukan saat membangun unit tersebut. Untuk Zerg, dengan kemampuan
alaminya setiap unit dan bangunannya dapat menyembuhkan dirinya
sendiri secara perlahan tanpa bantuan unit lainnya. Namun tidak
seperti Terran, kecepatan untuk sembuh tidak dapat ditingkatkan.
Untuk itu pada sebagian besar unit darat, ada baiknya jika telah
terluka parah untuk burrow terlebih dahulu hingga seluruh
HP-nya dapat kembali pulih. Sedangkan pada unit Ultralisk dan unit-unit
terbangnya, akan lebih mudah untuk menarik mundur dahulu unitnya
yang terluka ke daerah yang aman hingga seluruh HP-nya kembali seperti
sediakala. Tidak seperti kedua spesies tadi, Protoss tidak dapat
memulihkan HP-nya yang telah hilang. Namun setiap unit dan bangunan
Protoss secara alami memiliki energi shield yang dapat pulih jika
telah berkurang. Proses pulihnya shield tersebut sama seperti pulihnya
HP pada Zerg, namun tidak seperti Zerg unit-unit Protoss (tidak
bangunannya) dapat segera memulihkan shield-nya melalui suatu bangunan
yang bernama Shield Battery. Jadi jika terdapat prajurit
Protoss yang telah kehilangan energi shield-nya saat bertempur,
ia dapat kembali ke battery yang ada untuk mengisi kembali energi
yang hilang tersebut. Shiled Battery sendiri memiliki energi untuk
mengisi ulang para prajurit tersebut sehingga jika ia dipakai terus
menerus, energi tersebut tentunya akan habis (terutama jika yang
mengisi memiliki energi shield yang besar seperti Archon) dan diperlukan
waktu beberapa saat untuk memulihkan energi pengisian tersebut.
Jenis Kerusakan
Jenis kerusakan oleh senjata suatu unit terbagi
dalam tiga jenis: normal, concusive (c), dan explosive (e). Ketiga
daya rusak ini memiliki karakter sendiri dimana kerusakan yang dapat
ditimbulkannya dapat dikalkulasi jika dihubungkan dengan ukuran
unit yang ditembaknya (catatan: ilustrasi dan contoh di bawah ini
tanpa memperhitungkan kekuatan armor suatu unit).
Normal - Daya rusak senjata normal
berarti berefek sama pada setiap unit yang diserangnya tidak peduli
akan ukurannya. Sebagai contoh seorang Marine dengan daya rusak
6 memberikan efek rusak yang sama pada Ultralisk (L), Hydralisk
(M), maupun Zergling (S).
Concusive (c) - Pada jenis senjata
concusive daya rusak 100% pada unit kecil, 50% pada unit sedang,
dan hanya 25% pada unit besar. Ini artinya unit-unit dengan persenjataan
concusive efektif melawan unit kecil, dan kurang efektif ketika
melawan unit besar. Contohnya sebuah Vulture (daya rusak: 20) akan
mengurangi hit point Marine (S) sebanyak 20 pada setiap tembakannya,
tetapi pada Siege Tank (L) hanya mengurangi hit point-nya sebanyak
5.
Explosive (e) - Kebalikan dari concunsive,
jenis explosive akan efektif jika dipakai untuk melawan unit yang
berukuran besar. Daya rusaknya 100% pada unit besar, 75% pada unit
sedang, dan 50% pada unit kecil. Contohnya pada unit Siege Tank
(daya rusak: 30) akan mengurangi hit point Goliath (L) sebanyak
30 setiap tembakannya, namun hanya mencederai Marine (S) sebanyak
15.
Untuk energi shield yang dimiliki Protoss, semua
jenis-jenis senjata otomatis menjadi normal. Ini berarti jenis senjata
explosive dan concusive hanya berpengaruh pada HP saja.
Satu catatan di sini bahwa terdapat beberapa unit
yang memiliki senjata yang berefek splash, yaitu dapat mempengaruhi
unit lawan yang berada disekitar target senjata. Umumnya splash
tidak akan melukai unit sekutu atau unit sendiri yang berada di
sekitar target. Namun terdapat pengecualian seperti Siege Tank dan
Infested Terran yang dapat mengenai pula unit milik kita sendiri
yang berada di area tersebut.
Lapangan pertempuran
Dalam pertempuran, keadaan lapangan (terrain) dan
geografis juga turut menentukan daya rusak dan jangkauan suatu pasukan.
Beberapa hal penting dapat dijelaskan disini.
- Pasukan yang berada pada dataran yang lebih
tinggi akan memiliki pandangan yang sedikit lebih luas daripada
di dataran yang rendah. Pasukan ini juga hanya menerima 75% kerusakan
jika diserang dari dataran rendah (ini juga berlaku bagi bangunan).
Satu hal lagi, karena keterbatasan penglihatan maka unit darat
yang berada di dataran rendah tidak dapat melihat lawan yang berada
di dataran tinggi. Akan tetapi jika unit pada dataran tinggi melakukan
serangan ke unit yang berada pada dataran rendah, maka posisinya
akan terlihat oleh pasukan yang berada di dataran rendah tersebut.
- Beberapa unit memiliki jangkauan serang yang
terbatas atau melee, seperti contohnya Zealot. Untuk itu menempatkan
suatu unit pada posisi yang terlindung oleh penghalang atau obstacles
akan memberikan keuntungan tersendiri. Pertama, unit tersebut
akan lebih sukar dicapai oleh unit melee lawan; kedua, jika lawan
memiliki unit non-melee seperti Marine, unit yang berada di balik
penghalang tersebut hanya menerima kerusakan sebanyak 75%. Penghalang
tersebut dapat berupa pepohonan, batuan, bangunan, atau lainnya.
- Mengetahui keadaan geografis dari basis pasukan
kita, maka dapat memperhitungkan strategi yang akan dipergunakan.
Contohnya pada peta berpulau akan diperlukan suatu unit udara
yang kuat, atau jika ingin menyerang dengan unit darat (rata-rata
produksi unit darat lebih cepat dan lebih murah daripada unit
udara) pada peta berpulau maka harus cepat-cepat mencapai teknologi
yang memungkinkan membuat unit pengangkut. Selain hal tersebut,
keadaan geografis dimana terdapat jalan sempit (bottle-neck) tentunya
akan lebih mudah untuk menahan atau membangun pertahan di sana
daripada membangun pertahanan di tempat yang luas sehingga memungkinkan
lawan untuk menyerang dari banyak arah.
- Satu hal terakhir, pengetahuan akan suatu peta
tentu akan sangat membantu dalam menentukan strategi peperangan.
Pengetahuan ini meliputi pengetahuan akan posisi sumber daya alam
(mineral dan gas), terrain, keadaan geografisnya (peta pulau atau
bukan), dan kemungkinan posisi basis lawan. Dengan mengetahui
posisi markas lawan pada awal permainan, maka kita akan memiliki
satu keuntungan besar untuk dapat memusatkan serangan ke daerah
tersebut.
|
|